Logo The Warkop Warkop Club

Follow Us

Instagram Twitter YouTube
15
February 2026

Cinta Itu Buat Kapan-Kapan, Kala Hidup tak Banyak Tuntutan

Focus

Folk Love

Category

Bagi sebagian individu Valentine mungkin hanya sebatas promo, potongan atau cashback yang terpampang dalam strategi promosi korporasi atau di tengah bulan yang rasanya mencekik. Sembari memutar gelas kopi yang nyaris dingin, saya cukup sepakat pada penggalan Silampukau yang rasanya bukan hanya sekadar lagu, tapi juga bagian refleksi yang umum terjadi.

Cinta itu buat kapan-kapan, kala hidup tak banyak tuntutan.”

Kami melihat satu premis bahwa bisa jadi romansa bukan lagi prioritas sebagian orang —bukan karena hati yang batu— tapi karena kesadaran bahwa mengajak seseorang masuk ke dalam hidup yang penuh tuntutan mungkin hanya menambah masalah yang lebih besar di pundak sebagian orang.

Di meja kayu sembari mendengar curhatan yang terus berulang saya kemudian mendapat satu pandangan bisa jadi urusan romansa juga merupakan kebutuhan tersier bagi sebagian muda-mudi, dan tidak melulu soal nasib buruk maupun pilihan, namun situasi yang terus menjerumuskan.

“Hngg… kalo menurutku mungkin begitu, tapi aku juga ndak terlalu mikirin sih,” Tutur salah satu kawanku yang kemudian tertarik untuk coba saya tanyai terkait tema ini.

Meskipun secara naluriah manusia perlu atau memiliki hasrat untuk mencurahkan cinta atau kasihnya, justru individu-individu seperti ini melihat cinta sebagaimana mestinya, serta melalui pertimbangan besar agar tidak terjebak di hubungan yang dipaksa.

Namun, barangkali di situlah letak kesetian utamanya. Cinta yang tidak melulu disimbolkan sebagai cokelat berpita merah, melainkan kecintaan atas hidup itu sendiri; saling mendengarkan keluh kesah kehidupan hingga fajar tiba bersama hati yang serasa, serta melihat romansa sebagai ruangan lain yang (mungkin saja) hadir di hidup mereka. 

Ya… tulisan ini hanya bagian kecil dari pandangan Valentine saya dalam merespons atau melihat sisi lain dari hari penuh kasih sayang ini tanpa mendiskreditkan mereka yang merayakannya. Namun, rasanya penting untuk melihat sisi lain dari individu yang terlihat cuek dalam rasa yang harusnya bahagia. 

Terima kasih!

Dengar playlist valentine versi kami di sini

Baca juga:

Share:
FB X Whatsapp
Bangku Pojok

Trending Now

Cinta Itu Buat Kapan-Kapan, Kala Hidup tak Banyak Tuntutan

Rama Satria Agung
15 Feb